Collateralized Mortgage Obligation

Kewajiban Hipotek yang Dijaminkan (CMO)

Apa itu Kewajiban Hipotek yang Dijaminkan?

Kewajiban hipotek yang dijaminkan (CMO) mengacu pada jenis sekuritas berbasis hipotek yang berisi kumpulan hipotek dan dijual sebagai sebuah investasi. Diorganisir berdasarkan jatuh tempo dan tingkat risiko, CMO menerima arus kas ketika peminjam membayar hipotek sebagai jaminan untuk sekuritas ini. Kemudian, CMO mengalokasikan pembayaran pokok dan bunga kepada investor mereka berdasarkan aturan dan kesepakatan yang telah ditentukan.

Pertama kali diterbitkan oleh Salomon Brothers dan First Boston pada tahun 1983, CMO sangat kompleks dan mencakup banyak hipotek yang berbeda. Atas berbagai alasan, investor cenderung berfokus pada aliran pendapatan yang ditawarkan oleh CMO daripada kesehatan hipotek itu sendiri. Akibatnya, banyak investor membeli CMO yang penuh dengan hipotek subprima, hipotek tingkat disesuaikan, hipotek milik peminjam yang pendapatannya tidak diverifikasi selama pengajuan, dan hipotek lainnya dengan risiko gagal bayar tinggi.

Penggunaan ECL telah dikritik sebagai faktor pemicu krisis keuangan 2007-2008. Naiknya harga rumah membuat hipotek tampak seperti investasi yang aman, mendorong investor untuk membeli CMO dan MBS lainnya. Namun, kondisi pasar dan ekonomi menyebabkan peningkatan penyitaan dan risiko pembayaran yang tidak dapat diprediksi secara akurat oleh model keuangan. Dampak dari krisis keuangan global telah menyebabkan peningkatan regulasi sekuritas berbasis hipotek. Pada Desember 2016, SEC dan FINRA memperkenalkan aturan baru yang mengurangi risiko sekuritas ini dengan menetapkan persyaratan margin untuk transaksi agensi yang tercakup (covered agency transaction), termasuk kewajiban hipotek yang dijaminkan.

Memahami Kewajiban Hipotek yang Dijaminkan

Kewajiban hipotek yang dijamin terdiri dari beberapa bagian (tranche) atau kelompok hipotek yang diatur oleh profil risikonya. Tranche biasanya memiliki saldo pokok, suku bunga, jatuh tempo, dan tingkat default yang bervariasi dan mewakili instrumen keuangan yang kompleks. Kewajiban hipotek yang dijamin sensitif terhadap perubahan suku bunga dan perubahan kondisi ekonomi seperti tingkat penyitaan, tingkat pembiayaan kembali, dan tingkat penjualan real estat. Setiap tranche memiliki jatuh tempo dan ukuran yang berbeda, dan obligasi diterbitkan dengan kupon bulanan. Kupon menyediakan pembayaran bulanan untuk pokok dan bunga.

Sebagai ilustrasi, mari kita lihat mekanisme pada gambar. Misalkan sebuah bank mengeluarkan pinjaman hipotek untuk apartemen sebesar $100.000.000 dan segera setelah itu mengeluarkan CMO dengan jumlah yang sama. Kumpulan obligasi disiapkan untuk dilelang. Investor menerima jaminan pendapatan jangka panjang dengan potensi risiko rendah dengan membeli obligasi. Bank menggunakan uang yang diperoleh dari investor untuk mengeluarkan pinjaman baru. Sebagian dari bunga hipotek digunakan untuk pembayaran kupon, dan sisanya adalah keuntungan bank.

1080_1080px_Collateralized Mortgage Obligations_20-03-2022_EN.png

CMO vs. CDO

Seperti CMO, kewajiban utang yang dijaminkan (CDO) terdiri dari sekelompok pinjaman yang dikumpulkan bersama dan dijual sebagai sebuah investasi. Namun, sementara CMO hanya berisi hipotek, CDO berisi berbagai pinjaman seperti pinjaman mobil, kartu kredit, komersial, dan hipotek. Baik CDO maupun CMO mencapai puncaknya pada tahun 2007, tepat sebelum krisis keuangan global, dan nilainya anjlok setelah itu. Misalnya, pada puncaknya tahun 2007, pasar CDO bernilai $1,3 triliun. Sebagai referensi, pada tahun 2013 nilainya hanya $850 juta.

CMO vs. MBS

Sekuritas berbasis hipotek (MBS) adalah instrumen investasi yang berisi paket hipotek perumahan. Entitas yang menawarkan sekuritas berbasis hipotek membeli pinjaman ini dari bank atau lembaga keuangan.

Ketika peminjam melunasi hipotek mereka, MBS menerima uang tunai. Investor MBS menerima pembayaran sesuai dengan jadwal tertentu. Pendapatan investor didasarkan pada persentase yang disepakati antara investor dan entitas yang menawarkan MBS atas pembayaran bunga dan pokok, yang dilakukan atas pinjaman dalam MBS.

CMO adalah salah satu jenis MBS. Apa yang membuat CMO berbeda dari MBS tradisional adalah bahwa hipotek di CMO dibagi ke dalam kategori atau tranche berdasarkan risiko dan jatuh tempo.

Pentingnya tingkat risiko di CMO

Pada kewajiban hipotek yang dijaminkan, menentukan tingkat risiko sangat penting.

Mengingat CMO sering dikelompokkan ke dalam tranche berdasarkan risiko, sangat penting untuk mengawasi mereka. Karena CMO terkait dengan hipotek, ada beberapa alasan mengapa beberapa tranche dianggap berisiko rendah, seperti peringkat kredit peminjam atau jumlah utang bulanan yang mereka miliki.

Sebaliknya, tranche risiko yang lebih tinggi akan berisi peminjam dengan kredit yang lebih tinggi, seperti tingkat penyitaan yang lebih tinggi dan tingkat bunga. Semakin rendah risikonya, semakin besar kemungkinan uang Anda akan kembali, meskipun tingkat pembayaran Anda cenderung lebih rendah. Jadi, semua tergantung pada apa yang dicari investor dalam suatu sarana investasi. Mungkin seorang investor bersedia mengambil risiko selama mereka bisa mendapatkan lebih banyak pembayaran dalam jangka pendek.

Kembali

Diperbarui • 2022-03-25

Pertanyaan yang sering diajukan

  • Bagaimana cara menarik profit yang dihasilkan di FBS?

    Prosedurnya sangat mudah. Cukup masuk ke halaman Penarikan Dana di situs web atau menu Keuangan di Personal Area FBS dan tarik dana Anda. Anda bisa menarik profit Anda melalui sistem pembayaran yang sama seperti yang Anda gunakan saat deposit. Jika Anda mendanai akun melalui berbagai metode, tarik profit Anda melalui metode yang sama berbanding dengan jumlah yang didepositkan.

  • Bagaimana cara membuka akun di FBS?

    Klik tombol 'Buka akun' di situs web kami dan lanjutkan ke Personal Area. Sebelum Anda memulai trading, selesaikan dulu proses verifikasi profil. Konfirmasikan alamat email dan nomor telepon Anda, dan verifikasi ID Anda. Prosedur ini bertujuan untuk memastikan keamanan dana dan identitas Anda. Setelah Anda menyelesaikan prosedur ini, silakan login ke platform pilihan Anda, dan silakan memulai trading. 

  • Bagaimana cara memulai trading?

    FBS dan karier Forex diperuntukkan hanya kepada klien yang berusia 18 tahun ke atas. Untuk memulai trading, Anda harus memiliki akun di broker dan pengetahuan yang cukup, minimal tentang karakteristik aset di pasar keuangan. Mulailah dengan mempelajari dasar-dasarnya dengan materi edukasi gratis dari kami dan buka akun di FBS. Anda bisa mengamati lingkungan trading terlebih dahulu dengan dana virtual di akun Demo. Apabila sudah siap, Anda bisa memasuki pasar yang sesungguhnya dan trading dengan sukses.  

  • Bagaimana cara mengaktifkan Bonus Naik Level?

    Buka akun Bonus Naik Level di Personal Area web atau aplikasi FBS Anda, dan dapatkan hingga $140 gratis langsung ke akun Anda.

Deposit dengan sistem pembayaran bank lokal DI INDONESIA

Lakukan upaya yang terbaik

Pemberitahuan pengumpulan data

FBS menyimpan catatan data Anda untuk menjalankan website ini. Dengan menekan tombol "Setuju", Anda menyetujui kebijakan Privasi kami.

Ditelepon kembali

Manajer kami akan menghubungi Anda

Merubah nomor

Permintaan Anda diterima.

Manajer kami akan menghubungi Anda

Permintaan panggilan balik berikutnya untuk nomor telepon ini
akan tersedia setelah

Jika Anda memiliki masalah mendesak, silakan hubungi kami melalui
Live chat

Internal error. Silahkan coba lagi

Jangan buang waktu Anda – tetap awasi dampak NFP terhadap dolar dan raup profitnya!

Buku Forex Pemula

Beginner Forex Book akan memandu Anda mengarungi dunia trading.

Buku Forex Pemula

Hal yang sangat penting untuk memulai trading
Masukkan e-mail Anda, dan kami akan mengirimkan buku panduan Forex gratis

Terima kasih!

Kami telah mengirim email tautan khusus ke e-mail Anda.
Klik link untuk mengkonfirmasi alamat Anda dan dapatkan panduan Forex untuk pemula secara gratis.

Anda menggunakan versi browser lama Anda.

Perbarui ke versi terbaru atau coba yang lain untuk pengalaman trading yang lebih aman, lebih nyaman dan produktif.

Safari Chrome Firefox Opera